Minggu, 28 April 2019

MTQ SMP MUHAMMADIYAH IMOGIRI 2019

MTQ SMP MUHAMMADIYAH IMOGIRI 2019

Anak-anakmerupakan generasi penerus bagi masa depan keluarga, masyarakat, dan Negara.Hal tersebutlah yang menjadikan pentingnya pengarahan terhadap perkembanganpola pikir maupun perkembangan dari anak-anak, dengan kegiatan keagamaan yangdapat memberikan sebuah wadah pengembangan bakat dan minatdalam kegiatankeagamaan yang dapat memberikan pelajaran tentang keagamaan yang akanmengarahkan dari pola pikir dan kehidupan sehari-hari.

Seiring dengan perkembangan yang pesat di bidang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), maka sekolah sebagai wadah atau lembaga yang mencetak para intelektual calon pemimpin bangsa disamping berkewajiban meningkatkan kualitas lulusan juga dituntut untuk membekali para lulusannya dengan IMTAQ (Iman dan Taqwa) dalam upaya mempercepat terwujudnya masyarakat intelektual yang madani. Sebagai implementasi dari upaya tersebut, sudah pada saatnya sekolah – sekolah menetapkan dan mengembangkan program unggulan yang telah dimiliki dengan mengedepankan kecintaan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Qur’an.
      Salah satu bentuk kegiatan untuk mengembangkan kecintaan terhadap nilai-nilai luhur Al-Qura’an adalah dengan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an sebagaimana telah menjadi agenda rutin kecamatan Imogiri yang mana untuk tahun 2019 ini diselenggarakan di SMA N 1 Imogiri Bantul. Dalam kesempatan ini panitia penyelenggara MTQ kecamatan Imogiri  melaksanakan kegiatan tersebut dengan berbagai kegiatan yang ada di lingkungan sekolah negeri swasta dari tingkat SD/ MI, SMP/ MTS dan SMA/ SMK Oleh sebab itu, SMP Muhammadiyah Imogiri yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan MTQ tingkat kecamatan Imogiri ini sudah melakukan berbagai persiapan dengan maksimal dalam persiapan kegiatan tersebut. Persiapan secara rutin dilakukan setiap hari dengan melatih kemampuan siswa – siswi kontingen SMP Muhammadiyah Imogiri agar dapat menampilkan kemampuan dengan semaksimal mungkin.

Dengan segenap kemampuan yang telah di latih, akhirnya para peserta MTQ tingkat kecamatan Imogiri, SMP Muhammadiyah Imogri mendapatkan nomor pada semua katagori lomba.

SMP Muhammadiyah Imogiri berhak atas juara 1 (tiga cabang), juara 2 (enam cabang), dan juara 3 (tiga cabang). Total peserta MTQ SMP Muhammadiyah Imogiri mendapatkan 12 piala. Hal ini sangat di apresiasi oleh sekolah kepada peserta lomba yang telah mengharumkan nama baik SMP Muhammadiyah Imogiri.

Read More
SMP MUHAMMADIYAH IMOGIRI GOES TO MALANG

SMP MUHAMMADIYAH IMOGIRI GOES TO MALANG

SMP Muhammadiyah Imogiri mengadakan kegiatan tahunan yakni study tour ke tempat objek wisata di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dua tahun sekali dan diikuti oleh siswa kelas 7 (tujuh) dan 8 (delapan). kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman baru yang edukatif agar siswa dapat memahami dan mempelajari setiap objek wisata yang di datangi.

kegiatan ini berlangsung selama satu hari dua malam. Rombongan mulai berangkat pukul 20.00 WIB dengan persiapan sholat Isya secara berjamaah dan dilanjutkan dengan doa bersama agar selama perjalanan tidak terjadi suatu hal yang tidak diingin kan. Untuk kendaraan, SMP Muhammadiyah Imogiri menggunakan PO GG. Dengan pelayaanan yang bagus, rombongan study tour berangkat dengan suka cita.

Setelah semalaman perjalanan, akhirnya rombongan tida di kota Malang pada waktu Subuh. Peserta dan pendamping melakukan ishoma sebelum beranjak ke objek wisata yang pertama yaitu memetik buah apel di kebun apel. Di sini siswa dengan semangat memetik buah apel dan merasakan segarnya buah yang langsung dipetik dari pohonnya. ada juga dari peserta dan pendamping membeli beberapa buah apel untuk dibawa pulang sebagai oleh – oleh. Setelah di rasa cukup, rombongan menuju ketempat selanjutnya.

Objek wisata selanjutnya yaitu Museum tubuh dan jatim Park 1. Di Museum Tubuh, rombongan belajar dengan lebih nyaman tentang kondisi tubuh dengan media yang maju dan inofatif. rombongan juga diperbolehkan untuk bertanya kepada kakak – kakak pemandu di setiap ruangan. Di sini juga terdapat beberapa tubuh manusia asli yang sudah diawetkan untuk keperluan sains, sayang pada ruangan ini hanya yang berumur 18 tahun ke atas yang boleh masuk.

Setelah selesai di museum tubuh, rombongan melanjutkan masuk ke Jatim Park 1. Saat masuk kami disambut oleh beberapa diorama tentang budaya Jawa, berbagai macam kendaraan jadul, pementasan wayang kulit dan beberapa contoh rumah adat yang ada di Indonesia. waa sangat mengasikan sekali. Selanjutnya kita masuk ke ruang sains, sejarah Indonesia dan aneka permainan yang sangat menyenangkan. Sayang juga karena waktu yang terbatas, jadi tidak bisa semua permainan bisa di nikmati. Oh iya, setelah selesai menikmati aneka wahana di Jatim Park 1, di pintu keluar sudah ditunggu oleh para pedagang yang menjual aneka macam oleh – oleh khas kota Batu Malang.

Setelah dari Jatim Park 1 dan sudah menikmati santap siang, rombongan melanjutkan ke Museum Angkut Malang. Di sini para peserta Study Tour sangat senang karena bisa berfoto ria atau sekedar berselfie sebagai bukti kalau pernah ke sini. Mulai dari ruang mobil – mobil kuna, sepeda motor kuna, mobil modif , karnaval dan pemandangan yang sangat mengesankan. Peserta sangat menikmati hal ini.

Setelah selesai menikmati indahnya Museum Angkut, rombongan study tour pun bisa menikmati santap malam dilanjutkan dengan sholat Maghrib dan sholat Isya secara jamak. Kemudian rombonan menuju ke objek wisata terakhir yaitu alun – alun Malang dan kemudian kembali menuju SMP Muhammadiyah Imogiri tercinta.

Terima kasih kepada panitia study tour, bapak ibu pendamping, PO GG dan tentunya peserta study tour SMP Muhammadiyah Imogiri. Semoga berjumpa lagi di tahun depan. aamiin.

Read More

Selasa, 06 November 2018

Manasik Haji SMP MTs Muhammadiyah se kabupaten Bantul

Manasik Haji SMP MTs Muhammadiyah se kabupaten Bantul

Peserta dan Pendamping manasik haji SMP Muhammadiyah Imogiri

 

Agar bisa beribadah haji dengan sebaik-baiknya, sekhusyu’-khusyu’nya dan menjadi haji mabrur harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai rukun haji, rukun ihram serta tata cara pelaksanaan ibadah haji dan ihram. Dalam kesempatan ini MGMP Ismuba kab Bantul bekerja sama dengan PDM Bantul dan KBHI Bantul untuk melaksanakan kegiatan manasik haji yang ke lima. Kegiatan ini dilaksanakan guna mengenalkan praktek manasik haji kepada siswa kelas IX. Kegiatan ini diikuti oleh 21 sekolah SMP MTs Muhammadyah di kabupaten Bantul yang berjumlah kurang lebih 1200 siswa. Dalam pelaksanaan praktek manasik ini siswa melaksanakan kegiatan yang juga dilaksanakan ketka menunaikan ibadah haji, namun dalam lingkup prememory. Karena ibadah haji merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki makna, multi aspek, ritual, individual, politik, psikologis dan sosial. Untuk itu dibutuhkan manasik haji guna meningkatkan pengetahuan dan pengalaman jama’ah calon haji mengenai berbagai aspek tenang pelaksanaan ibadah haji.

 

Pembukaan oleh Ketua PDM Bantul, dan Wakil Bupati Bantul

 

Dalam persiapan pelaksanaan manasik haji di SMP Muhammadiyah Imogiri, sudah dipersiapkan dalam hal perlengkapan, bimtek dan sarana prasarana. Bimtek disosialisasikan oleh ketua kegiatan dan ketua rombongan kepada bapak ibu panitia kegiatan terlebih kepada siswa. Dalam hal perlengkapan, siswa putra disiapkan kain ihrom dan putri mengenakan pakaian serba putih. Sarana yang diberikan dengan transportasi bus dan makan siang. Diharapkan dengan pelayanan yang baik dapat membuat nyaman peserta manasik haji dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan agar siswa dikenalkan tentang praktek ibadah haji dan diharapkan tumbuhnya minat siswa dalam perjalannya menuju ibadah haji yang sebenarnya.

 

peserta manasik haji menuju Mina (lapangan DPRD Bantul)

 

Tawaf mengitari miniatur Ka’bah

 

berdoa dari bukit marwa menghadap Ka’bah

 

Pada waktu pelaksanaan, siswa SMP Muhamadiyah Imogiri mendapatkan nomor urut 8 dari 21 sekolah SMP MTs Muhammadiyah se kabupaten Bantul. Upacara pembukaan dimulai pukul 07.30 sampai 08.30 dengan melakukan niat haji bersama – sama. Kemudian peserta manasik haji berjalan dengan melafalkan kalimah talbiyah di sepanjang jalan dari pelataran Masjid Agung Manunggal Bantul menuju ke Mina (lapangan Baja 78) untuk melaksanakan sholat fardu yang di qasar. Selanjutnya melaksanakan lempar jamarat di Ula, Wustha dan Aqobah  dengan diiringi doa. Setelah melakukan lempar jamarat, peserta manasik haji memasuki komplek Masjidil Haram dengan mengucap doa. Setelah itu, melakukan tawaf prememory tiga putaran dengan berdoa di samping miniatur Kabah dan dilanjutkan ke makam nabi Ibrahim As dengan penjelasan salat sunah 2 rakaat. Setelah dari makam nabi Ibrahim AS, peserta manasik melanjutkan untuk meminum air zam – zam dan dilanjutkan melakukan lari – lari kecil dari Safa ke Marwa.

Read More

Selasa, 09 Oktober 2018

SMP Muhammadiyah Imogiri Tour to Dieng

SMP Muhammadiyah Imogiri Tour to Dieng

Pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018, SMP Muhammadiyah Imogiri mengadakan kegiatan Tour ke Dieng Wonosobo Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk refreshing dan penyegaran kembali kinerja dari bapak ibu guru dan karyawan. Dalam kegiatan ini diikutkan juga untuk perwakilan dari komite sekolah, PCM Imogiri, Pengawas dan guru ekstrakurikuler di lingkup SMP Muhammadiyah Imogiri. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan hubungan antara komite, PCM dan pengawas sekolah. Diharapkan dapat menumbuhkan sinergi yang positif untuk kedepannya.

kebersamaan

Selama perjalanan kami di jelaskan tentang objek wisata yang akan didatangi. Untuk memberikan hiburan kepada para peserta tour, panitia tour dari PO bus menyediakan karaoke, pertanyaan yang menghibur dan doorprize yang menarik. Hal tersebut yang membuat waktu berjalan begitu cepat sehingga sudah sampai di daerah Dieng. Sekitar jam 11.30 kami sudah sampai di daerah Dieng untuk transit dan ishoma. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke objek wisata dengan mini bus karena memang tidak memungkinkan menggunakan bus yang besar untuk melewati jalan menanjak.

 

Jadwal objek wisata yang di datangi yaitu, candi Arjuna, candi Srikandi dan candi Semar. Sewaktu masuk ke objek wisata ini, para peserta dipinjami jarik untuk dipakai sebagai penghorrmatan pada tempat ini. Dikarenakan tempat ini masih dijadikan tempat sakral untuk umat Hindu. Di tempat ini kami menikmati pemandangan yang indah dan hawa dingin khas pegunungan dan menyempatkan berfoto sebagai kenang – kenangan.

 

Di objek wisata ke dua kami mendatangi telaga warna yang lokasinya tak jauh dari kompleks candi Arjuna. Di sini kami menyusuri telaga yang berwarna hijau karena pembiasan dari warna ganggang di bawah air. Kami juga melihat situs – situs batu tulis, goa jaran, goa pengantin dan tempat tirakat presiden Soeharto dahulu.

 

Objek wisata terakhir yang dikunjungi adalah kawah sikidang. Disini kami melihat kawah belerang yang dikelilingi oleh pemandangan indah. Cocok sekali untuk berfoto dan tempat membeli oleh – oleh murah. Satelah itu, kami diantarken ke pusat oleh – oleh di Dieng yang akan diberikan untuk keluarga di rumah.

 

Waktunya pulang, dengan menghabiskan waktu selama lima jam perjalanan, akhirnya rombongan tour SMP Muhammadiyah Imogiri sampai dengan selamat. Kami pun pulang dengan senang hati dengan pengalaman yang mengesankan.

foto bareng di candi Arjuna

Read More

Minggu, 16 September 2018

Kunjungan Museum

Kunjungan Museum

Dalam pidatonya bapak Ir. Soekarno pernah berkata, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya.” Dalam hal ini kita diingatkan untuk selalu menghormati jasa para pahlawan dengan cara melanjutkan perjuangannnya. Sebelum itu kita harus mengenal terlebih dulu para pahlawan tersebut. Oleh karena itu SMP Muhamadiyah Imogiri bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Yogyakarta mengadakan kegiatan “Kunjung Museum” untuk siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Imogiri.

Setiap tahun kegiatan ini dilakukan untuk memperkenalkan beberapa pengetahuan, benda, kebudayaan dan tokoh – tokoh pahlawan yang berada di wilayah Yogyakarta. Museum yang dikunjungi pun selalu berganti pada tiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan yang berbeda. Hal ini bisa dilihat dari minat siswa yang mengikuti kegiatan ini. Di sela – sela kegiatan beberapa dari siswa untuk menyempatkan untuk berfoto untuk kenang kenangan kunjung museum. Tak hanya berfoto saja, mereka mendengarkan dan mencatat informasi apa saja yang diberikan oleh pemandu. Setelah itu para siswa diberikan lembar kerja siswa yang mengharuskan siswa menjawab pertanyaan tentang kunjungan museum.

Read More

Kamis, 13 September 2018

Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Setiap tahun pada bulan Ramadhan SMP Muhammadiyah Imogiri mengadakan acara santunan anak yatim untuk siswa SD SMP dan dhuafa diwilayah Imogiri. Acara ini bertujuan untuk meringankan beban saudara kita dan mempererat tali persaudaraan diantara umat Islam. Menurut ketua panitia kegiatan “Santunan Anak Yatim dan Dhuafa” ini sudah diadakan sejak lama dan setiap tahun mengalami peningkatan dalam jumlah pemberian. Hal ini tidak lain karena animo para donatur yang semakin banyak yang ingin berbagi rezeki di bulan ramadhan tahun ini.

Acara ini juga dihadiri oleh guru karyawan SMP Muhammadiyah Imogiri, para komite sekolah, PRM, PCM, PRA, PCA dan para donatur menambah suasana harmonis dalam acara ini. Apalagi penampilan ustad Aris Widada S. HI, yang membawakan tausiyah yang lucu sehingga suasana lebih hidup. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian uang santunan kepada peserta. Acara diditutup setelah berbuka puasa bersama dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah dan pengambilan zakat.

Read More
Khitan Masal PKU Muhammadiyah Bantul

Khitan Masal PKU Muhammadiyah Bantul

Khitan dalam agama Islam adalah hal wajib bagi laki – laki. Sehingga PKU Muhammadiyah Bantul membuat program khitan massal yang bekerja sama dengan SMP Muhammadiyah Imogiri sebagai tempat diselenggarakannya. Acara ini dilaksanakan untuk wilayah Imogiri, Jetis, Pleret, Dlingo dan Banguntapan dan diikuti sebanyak 65 peserta khitan. Acara dimulai pukul 08.00 WIB, dan disambut oleh kepala sekolah SMP Muhammadiyah Imogiri dan dibuka oleh bapak Nurhadi Wijaya selaku direktur dari PKU Muhammadiyah Bantul.

Selama proses khitan masal berlangsung banyak kejadian yang menarik, seperti peserta ada yang tidak jadi khitan sampai ada orang tua yang takut atau tidak tega anaknya dikhitan. Dan data terakhir peserta yang di khitan adalah 63 peserta. Setelah dikhitan siswa dapat mengambil bingkisan dan uang saku dari PKU Muhammadiyah Bantul. “Sudah geratis dapat bingkisan bahkan di beri uang saku lagi”, ungkap salah satu peserta khitan.

Read More